Skip to main content

Tangisan Haru Kamis Pagi


Hafidzah 30 juz



Pagi hari, kamis tanggal 7 Desember 2023, Nayla anakku, mynayla (anak bungsuku berusia 14 tahun) berhasil menyelesaikan hafalan Al Quran 30 juz. Aktivitasku di rumah pagi itu terhenti seketika, saat mendapat kabar dari ustazah bahwa anakku berhasil menjadi hafidzah penghafal 30 juz. Alhamdulillah nak, berlinangan air mata, mengharu biru, ingin sekali aku memelukmu, namun belum waktunya bertemu, hanya melihat rekaman videomu saat ujian hafalan terakhir.



Nak, aku tahu betapa susah payah, lelah kau menghafal ayat demi ayat, menahan kantukmu, mengurangi jatah mainmu, mengering tenggorokanmu, diantara sela-sela aktivitas sekolah mu dll, hingga jumlah huruf-huruf dalam Al-Qur'an sebanyak 1.027.000 huruf, 6.236 ayat, 114 surah, 30 juz mampu kau hafalkan. Bayangkan saja nak, keberkahan pahala ketika satu huruf diganjar dengan satu kebaikan kemudian dilipatgandakan lagi menjadi 10 kebaikan dari Allah SWT, tidak ada suatu ibadah lain yang poin pahalanya dihitung per huruf melainkan hanya Al-Quran.



Ini bukan perkara nominal atau bilangan pahala, tapi ketaatanmu pada Allah SWT semata. "Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga diantara manusia, lalu para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Quran. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)



Nak, kau adalah pilihan Allah SWT. Tidak semua manusia bisa terpilih. "Sebaik-baiknya manusia di antara kamu adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengamalkannya." (riwayat Bukhari). Ada tambahan kewajiban bagimu, yaitu mengamalkan Alquran yang telah kau hafalkan. Semoga kau dapat menjaga hafalanmu, dan Allah SWT menuntut arah, membukakan jalan kebaikan bagimu, orangtuamu,  kedua kakakmu dan bagi keluargamu. 



Nak, kau tahu, ayah dan ibumu tidak bersama lagi, tapi ketidaksempurnaan itu tak menjadi hambatan bagimu untuk tetap memberikan hadiah mahkota. "Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran.” (HR. Hakim). Jazakillah khoir nak #mynayla

    




Comments

Most Popular Posts

HANEDA

Setiba di bandara Haneda, Yuki bergegas menyalakan hp nya, tak sabar untuk memberi kabar sukacita kepada Kato bahwa dirinya selamat sampai tujuan, tanah kelahirannya, Jepang. Tak perlu waktu lama untuk menyadari, bahwa ternyata tak ada lagi akses komunikasi ke Kato. Seketika... dejavu... Yuki mengetahui apa yang telah terjadi. Perpisahan yang dimaksud itu adalah saat ini. Walau rasanya kecupan dikening saat Kato melepas dirinya di bandara soeta masih dalam hitungan menit. Terbenam dalam lamunan, "mungkin banyak kesalahanku, hingga kebahagiaan yang kurasa selama bersamanya hanya pantas sesaat, atau ketidaksanggupannya berhubungan jarak jauh dan menungguku..." tutur Yuki dalam hati. Haneda pagi itu lapang, tak selapang hatinya...."ijinkan aku kembali atau membawamu kesini, mungkin saat ini hanya daun maple warna warni yang berguguran, tapi suatu saat nanti sakura bermekaran"               ...

Catatan Rindu Sang Pejuang

Catatan rindu sang pejuang kala langkahnya mulai terhenti Dalam setiap perenungan….lelah menjelajah jauh tak bertepi Saat tak ada kekuatan merangkum suatu bentuk narasi Biarkan hati membentuk corak penuh arti Seperti saat pertemuan...dalam alam imajinasi Tanpa celah menuju masa yang amat dinanti Sedangkan mimpi apakah akan datang lagi? Ya, Biarkan mimpi itu datang kembali... ****